Pesantren Media menggabungkan tsaqafah Islam dan keterampilan di bidang media sebagai kurikulum pondok. Para santri wajib mengikuti seluruh mapel (mata pelajaran) dan kegiatan praktik untuk menunjang pembelajaran sesuai target yang ditetapkan pondok. Santri putra dan santri putri dibekali juga ekstra kurikuler karate. Selain untuk berolah raga, juga bagian dari bela diri.

Materi pelajaran tsaqafah Islam yang dipelajari: Akidah Islamiyah, Fiqih Islam, Adab Islami, Sirah Nabawiyah, Bahasa Arab, Tahsinut Tilawah, Tahfidz al-Quran, Tafsir al-Quran dan Hadits, Nafsiyah Islamiyah, Tata Pergaulan Pria-Wanita dalam Islam, dan Problematika Anak Muda.

Keterampilan teknik media yang dipelajari adalah: Menulis Dasar, Menulis Skenario dan Copywriting, Fotografi, Desain Grafis, Editing Audio, Editing Video, Jurnalistik Visual, Public Speaking, Website Praktis, Pemrograman Radio, Bahasa Inggris (penunjang keterampilan media), juga dipelajari olah vokal dan instrumen musik.

Pembelajaran keterampilan bidang media diharapkan menjadi sarana untuk berkarya dan menebarkan ilmu (tsaqafah Islam) yang sudah didapat para santri. Seluruh santri didorong untuk berkarya untuk kemaslahatan umat.[]