Rihlah dan Perpisahan Santri Angkatan ke-3 jenjang SMP

Selasa dan Rabu (23-24 Mei 2017). Pesantren Media mengadakan rihlah dan Perpisahan santri angkatan ke-3 jenjang SMP. Tempat yang dipilih adalah Aldepos Salaca Santri, Tenjolaya, Bogor. Udara cukup dingin di kawasan ini, sehingga cocok untuk rihlah dengan tujuan melepas penat.

Itu sebabnya, perpisahan yang digelar juga disesuaikan dengan suasana rihlah. Santai namun tetap khidmat. Santri angkatan ke-3 jenjang SMP yang lulus tahun ini berjumlah 4 orang: Abdullah Musa Leboe, Fatur Rahman Al Fatih, Muhammad Fadlan Adzhim, dan Muhammad Usman. Keempat santri ini berhasil menyelesaikan pendidikan full selama 3 tahun di Pesantren Media. Mereka adalah santri yang sudah tahan ujian dalam gemblengan di Pesantren Media.

Acara rihlah diikuti seluruh santri (termasuk yang kelas 3 SMP), juga beberapa guru dan keluarganya. Siang hingga sore diisi dengan kegiatan rekreasi seperti jalan-jalan dan berenang di sungai dengan bebatuan dan air yang cukup deras. Khas suasana pedesaan. Malam hari, bakda melaksanakan shalat isya, diisi dengan rangkaian acara perpisahan, mulai dari sambutan dari Mudir Pesantren Media, Ustaz Oleh Solihin, pentas seni yang ditampilkan dari semua santri, pemberian sertifikat bagi santri yang lulus, kesan dan pesan dari santri yang lulus, dan juga pesan dan kesan dari para guru yang hadir.

Ustaz Oleh Solihin, menyampaikan dalam sambutan bahwa santri yang lulus harus tetap belajar di tempat lain dengan cara mengembangkan keterampilan yang didapat untuk kemaslatahan umat. Ustaz Ahmad Murhaidi, guru tahfidz al-Quran juga berpesan kepada santri yang lulus agar jangan malas dan menunda-nunda tugas supaya di tempat belajar baru nanti prestasinya kian bagus. Berikutnya pesan dari Ustaz Sigit Nur Setiyawan guru mapel videografi menegaskan bahwa sebuah pekerjaan, meskipun hasilnya bagus tapi dikerjakan tak sesuai permintaan (deadline), itu termasuk tidak profesional. Terakhir dari Ustaz Farid Abdurrahman, yang salut kepada para santri Pesantren Media. Tetap berprestasi dengan luar bisa meski dalam keterbasan sarana yang ada di Pesantren Media.

Semoga, para santri yang lulus bisa mengamalkan ilmu yang didapat di pondok, dan yang terpenting rajin ibadahnya, rajin shalat di masjid dan tetap berdakwah untuk melanjutkan kehidupan Islam. Semangat![]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *